Ustadz Adi Hidayat Belum Resmi Gantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden
Jakarta - Sebuah unggahan di platform media sosial TikTok menyatakan bahwa Ustadz Adi Hidayat (UAH) telah resmi menggantikan Miftah Maulana Habiburrahman, yang dikenal sebagai Gus Miftah, sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang menunjukkan Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Ustadz Adi Hidayat.
Namun, setelah ditelusuri, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai siapa yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Gus Miftah. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menanggapi keputusan Gus Miftah untuk mengundurkan diri dan menghargai langkah tersebut.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyebutkan, "Nanti kita cari ya, nanti kita cari (pengganti Miftah Maulana)," saat berbicara kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/12/2024).
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, juga menjelaskan bahwa jabatan Utusan Khusus Presiden berbeda dengan posisi lain dalam kabinet. Menurutnya, jabatan tersebut boleh kosong jika pejabat sebelumnya mengundurkan diri. "Posisi itu boleh diisi, dan boleh tidak diisi," ujarnya.
Menariknya, foto yang digunakan dalam unggahan TikTok tersebut sebenarnya merupakan momen silaturahmi antara Ustadz Adi Hidayat dan Prabowo Subianto yang terjadi pada 12 April 2019, di mana Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan dukungannya terhadap pasangan calon presiden Prabowo-Sandiaga Uno pada Pemilu 2019.
Kejadian ini menunjukkan pentingnya memverifikasi informasi sebelum membagikannya di media sosial untuk menghindari penyebaran berita yang tidak akurat.




