Rupiah Tertekan oleh Ketegangan Geopolitik di Awal Perdagangan
Fakta News Day - AchmadNurHidayat.ID — Nilai tukar rupiah kembali jatuh terhadap dolar Amerika Serikat pada pembukaan perdagangan Rabu, 8 Juli 2026.
Di pasar spot exchange, rupiah tercatat dibuka melemah 7 poin atau 0,04% ke level Rp17.987 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB, setelah pada perdagangan Selasa menutup penguatan 15 poin ke Rp17.980 per dolar AS.
Sentimen Geopolitik Dorong Permintaan Safe-Haven
Kenaikan permintaan terhadap aset safe-haven menjadi salah satu pemicu pelemahan rupiah. Dolar AS menguat di awal sesi Asia setelah serangkaian serangan yang melibatkan Iran meningkatkan ketegangan geopolitik dan mendorong harga minyak naik.
Indeks dolar AS sempat mencapai 101,18, level tertinggi sejak 2 Juli 2026, mendorong beberapa mata uang utama melemah terhadap dolar.
Pergerakan Mata Uang Lain
Mata uang euro turun 0,1% ke US$1,1405 per dolar AS, sedangkan poundsterling juga melemah 0,1% ke US$1,3353 per dolar AS.
Dolar Australia relatif stabil di US$0,6926, dan dolar Selandia Baru menguat 0,1% menjadi US$0,5681 menjelang keputusan bank sentral negara tersebut.
Yen Jepang tercatat menguat 0,1% ke 162,28 per dolar AS.




