Mitos atau Fakta: Mobil Hybrid Memerlukan Oli Mesin Khusus?
Mobil hybrid, yang menggabungkan mesin bakar dengan motor listrik sebagai sumber tenaga, seringkali dianggap memerlukan oli mesin khusus untuk menjaga performa dan ketahanan komponen. Namun, apakah anggapan ini benar?
Oli Mesin untuk Mobil Hybrid dan Non-Hybrid
Menurut Eko Sulistyo, Technical Leader Nasmoco Demak, mobil hybrid tidak memerlukan oli mesin yang berbeda dari yang digunakan pada mobil dengan mesin bensin atau diesel. Sebagai contoh, untuk model Innova Zenix, baik varian hybrid maupun bensin, keduanya menggunakan oli yang sama.
“Oli yang direkomendasikan untuk Innova Zenix, baik hybrid atau bensin, adalah minimal SAE 5W, dengan 0W lebih disarankan,” jelas Eko. Toyota sendiri menyediakan beberapa pilihan oli dengan tingkat kekentalan SAE 0W, seperti 0W-16 dan 0W-20, yang sesuai untuk mobil-mobil modern yang mengutamakan efisiensi tinggi.
Faktor Penentuan Kebutuhan Oli
Eko menambahkan bahwa kebutuhan akan oli yang lebih encer ditentukan oleh spesifikasi mesin, bukan oleh sistem hybrid itu sendiri. Mesin yang dirakit dengan toleransi celah antar komponen yang lebih rapat memerlukan oli yang lebih encer.
Pendapat dari Praktisi Bengkel
Muchlis, pemilik bengkel Spesialis Toyota - Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo, juga menegaskan bahwa oli mesin untuk mobil hybrid dan non-hybrid adalah identik. “Sebagai contoh, untuk Innova Zenix, oli mesin dan transmisi yang digunakan sama, yakni oli SAE 0W-16 SN GF-5, berlaku untuk model hybrid dan bensin,” ungkap Muchlis.
Oli yang sama ini juga cocok untuk berbagai model Toyota lainnya, termasuk New Camry, New Voxy, dan Raize. Namun, penting untuk memeriksa buku panduan pemilik kendaraan, karena tidak semua mobil dapat menggunakan oli encer. Mobil yang diproduksi lebih awal mungkin memiliki spesifikasi yang berbeda, sehingga rekomendasi dari pabrikan atau buku pedoman adalah hal yang perlu diikuti.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa anggapan bahwa mobil hybrid memerlukan oli mesin khusus hanyalah sebuah mitos. Kebutuhan akan oli yang lebih encer disebabkan oleh spesifikasi mesin, bukan karena adanya sistem hybrid. Oleh karena itu, pemilik kendaraan disarankan untuk mengacu pada rekomendasi pabrikan dalam memilih oli mesin yang tepat.




