Klarifikasi Program Kartu Lansia untuk Naik KRL: Hoaks atau Fakta?
Sumber Foto: ANTARA News
Fakta Khusus

Klarifikasi Program Kartu Lansia untuk Naik KRL: Hoaks atau Fakta?

Jakarta – Sebuah informasi yang beredar di media sosial mengenai program "Kartu Lansia" untuk penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Indonesia telah menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat. Menurut unggahan tersebut, lansia yang berusia di atas 60 tahun akan mendapatkan akses gratis untuk menaiki KRL selama lima tahun. Namun, pihak KAI Commuter dengan tegas menyatakan bahwa informasi ini adalah hoaks.

Detail Program yang Beredar

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa lansia dapat mendaftar untuk mendapatkan "Kartu Lansia" dengan syarat-syarat tertentu, antara lain:

  • Berusia 60 tahun ke atas
  • Memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK)
  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Menyerahkan foto terbaru

Proses pendaftaran diklaim bisa dilakukan melalui situs resmi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), dengan langkah-langkah yang jelas untuk mengunggah dokumen dan menunggu verifikasi.

Pernyataan Resmi dari KAI Commuter

KAI Commuter, melalui akun resmi mereka di media sosial, membantah adanya program "Kartu Lansia" yang menawarkan perjalanan gratis selama lima tahun. Mereka mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas kebenarannya dan selalu merujuk pada sumber resmi.

Sebagai alternatif, KAI Commuter memang menawarkan potongan harga sebesar 20 persen untuk lansia, namun dengan syarat tertentu. Potongan ini berlaku untuk penumpang berusia 60 tahun ke atas dan biasanya diterapkan pada kereta jarak jauh, bukan untuk KRL.

Kesimpulan

Informasi mengenai program "Kartu Lansia" untuk akses gratis KRL adalah tidak benar dan merupakan hoaks. Masyarakat diimbau untuk memverifikasi informasi sebelum mempercayainya dan selalu menggunakan akun resmi KAI Commuter untuk mendapatkan informasi terkini.