Inisiatif Rusunami Surabaya untuk Generasi Muda: Lokasi, Harga, dan Fasilitas
Sumber Foto: Kompas.com
Fakta Khusus

Inisiatif Rusunami Surabaya untuk Generasi Muda: Lokasi, Harga, dan Fasilitas

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah berkomitmen untuk menyediakan hunian vertikal yang terjangkau bagi generasi muda, khususnya generasi Z. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengonfirmasi bahwa proyek Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) akan segera dikembangkan, sebagai respons terhadap tingginya populasi generasi muda dan kesulitan dalam memperoleh rumah di perkotaan.

Proyek ini juga sejalan dengan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Hunian Layak di DPRD Surabaya, yang menandai peralihan dari konsep rumah susun sewa (Rusunawa) menjadi kepemilikan (Rusunami).

Fakta Penting Tentang Rusunami Surabaya

  • Lokasi Strategis di Aset Pemkot
    Rencana pembangunan Rusunami akan memanfaatkan lahan milik pemerintah kota. Wali Kota Eri Cahyadi menyebutkan bahwa pembangunan akan dimulai di dua lokasi, yaitu kawasan Tambak Wedi dan Rungkut. Selain itu, kawasan Sememi juga direncanakan untuk pengembangan pada tahun 2025, dengan kerja sama dengan pengembang swasta untuk membangun gedung minimal 25 lantai.
  • Harga Terjangkau dan Skema Cicilan Tanpa DP
    Salah satu keunggulan dari Rusunami ini adalah harga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan apartemen komersial. Pemkot Surabaya sedang menyusun skema cicilan yang ringan untuk keluarga muda, dengan harga unit yang diperkirakan di bawah Rp 500 juta. Beberapa unit bahkan akan tersedia dengan harga sekitar Rp 100 juta hingga Rp 200 juta. Untuk memudahkan akses, pembelian juga akan didorong tanpa uang muka (DP 0 persen).
  • Fasilitas Modern dengan Dua Kamar
    Meskipun berstatus rumah susun sederhana, setiap unit dirancang dengan spesifikasi modern untuk memberikan kenyamanan bagi keluarga kecil. Berbeda dengan tipe studio, setiap unit di Rusunami minimal memiliki dua kamar tidur, sehingga cocok bagi pasangan muda yang baru menikah dan berencana untuk memiliki anak. Bangunan ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas lift untuk kemudahan mobilitas penghuni.
  • Prioritas untuk Gen-Z dan Keluarga Miskin
    Pemkot Surabaya menetapkan kriteria yang ketat agar program subsidi hunian ini tepat sasaran. Fokus utama adalah warga Surabaya yang termasuk dalam kategori Gen-Z, serta mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Verifikasi akan dilakukan untuk memastikan bahwa calon pembeli memenuhi kriteria tersebut.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi anak-anak penghuni rusunawa yang ingin memiliki aset pribadi dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Hingga saat ini, sudah terdapat sekitar 600 warga yang menyatakan minat untuk membeli unit di Rusunami tersebut.