Waspada Hoaks Bantuan Pemerintah: Cek Fakta Sebelum Terjebak Penipuan
Liputan6.com, Jakarta- Di tengah maraknya program bantuan pemerintah yang bertujuan menyejahterakan masyarakat, muncul pula berbagai modus penipuan berkedok bantuan fiktif. Kumpulan hoaks ini kerap menyasar masyarakat dengan iming-iming dana atau fasilitas gratis.
Penyebaran hoaks semacam ini umumnya dilakukan melalui tautan palsu di media sosial atau aplikasi pesan instan, yang kemudian mengarahkan korban untuk mengisi data pribadi sensitif.
Hoaks pembagian hadiah yang dijadikan modus penipuan ini sangat meresahkan karena dapat merugikan korban secara finansial maupun data pribadi. Sebab itu enting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan memverifikasi informasi yang diterima melalui kanal resmi pemerintah agar tidak menjadi korban penipuan berkedok bantuan.
Cek Fakta Liputan6.com stelah mengidentifikasi dan membongkar berbagai klaim palsu bantuan pemerintah, di antaranya yang mencatut nama Koperasi Merah Putih dan program bantuan anak sekolah.
Agar tidak menjadi korban, simak daftar hoaks berikut ini.
Link Periksa Penerima Bantuan Pendidikan Anak Sekolah
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link memeriksa penerima bantuan pendidikan untuk anak sekolah, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 8 Agustus 2025.
Klaim link memeriksa penerima bantuan pendidikan untuk anak sekolah berupa tulisan sebagai berikut.
"Kabar Baik Bagi Para Siswa Penerima Program Indonesia Pintar ( PIP ). Bantuan Pendidikan Untuk Anak Sekolah Tahun 2025 Resmi Cair"
Unggahan tersebut juga menampilkan poster digital yang memuat tulisan sebagai berikut.
"CEK NAMA ANDA TERDAFTAR ATAU TIDAK PENYALURAN DAN PENCAIRAN BANSOS TEPAT SASARAN MELALUI PONSEL ANDA"
Unggahan tersebut menyertakan link berikut.
"https://link24.infoterbaru-cekdata.com/?fbclid=IwY2xjawMKmdJleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFqYjdmdG1SOGg5blpHYnhVAR50btb1Km4-I0POWN7vgLOfV0ZDzj6zmLNdCGO3UMcNR5-ZYsdCY6xdN4E0yQ_aem_rzjqqGv4zq2Qs0ciaikcFw"
Jika link tersebut diklik mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta sejumlah data seperti provinsi dan nomor Telegram.
Benarkah link memeriksa penerima bantuan pendidikan untuk anak sekolah? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......
Program MBG Diganti ke Bantuan Pra-Lansia
Beredar di media sosial postingan pesan berantai peralihan program MBG ke bantuan pra-lansia. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 11 Agustus 2025.
Berikut isi postingannya:
"BERITA TERKINI
Beruntungnya yang sudah berusia di atas 50 tahun, pengalihan program makan gratis ke santunan Pra-lansia.
BANTUAN PRA-LANSIA PROGRAM PEMERINTAH YG BARU UNTUK SELURUH MASYARAKAT PEMEGANG BPJS YANG BERUMUR DI ATAS 50 TAHUN (Katagori Pra Lansia ke atas)
Sesuai dengan Keppres No. 212/Keppres/RI/III/2025 bahwa semua warga masyarakat yang sudah berusia di atas 50 tahun, akan menerima Tunjangan Lansia, langsung masuk rekening sebesar Rp 2.600.000, per bulannya per Kartu Keluarga (KK) dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para Pra-Lansia sehingga tidak memberatkan kehidupan anak-anaknya
SYARAT² :
1. Fotokopi KK
2. Fotokopi Kartu ATM / Buku Rekening
3. Fotokopi KTP Kepala Keluarga
4. Masing-masing rangkap 2.
5. Pendaftaran melalui bank terdekat sesuai Buku Rekening yang dimiliki. (BRI, MANDIRI, BNI, BPD, BCA, BUKOPIN, dll )
6. Bila data sudah teregistrasi maka akan dicairkan pada awal bulan berikutnya dan dikirimkan notifikasi bahwa dana telah masuk.
7. Dana yang sudah ditransfer ke rekening dapat dicairkan langsung.
Program ini mulai dilaksanakan per1 Agustus 2025. Bertepatan dengan bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.Hal ini merupakan komitmen terbaru dari Menteri Keuangan, diperkuat oleh Pernyataan Presiden di hadapan semua Kepala Daerah se-Indonesia.
Selain itu, beliau juga mempertegas akan memperbarui APBN 2025 untuk direvisi memberikan "Bantuan Langsung" kepada masyarakat yang memasuki Usia Lanjut. Ternyata benar, rezeki itu datangnya tak diduga-duga.
Mari kita semua senantiasa bersyukur dan berterima kasih.Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, tulisan di atas dapat digolongkan dalam :
A. Ngelindur
B. Cerita mimpi
C. Cerita khayal
D. Kesambet
E. Semua jawaban benar
Pilihlah jawaban yang kamu anggap paling benar!
Selamat mengerjakan......!!!!🙏😄🙏Maaf, saya sendiri juga tadi serius bacanya...."
Akun itu menambahkan narasi,"mohon di baca dengan seksama...."
Lalu benarkah postingan pesan berantai peralihan program MBG ke bantuan pra-lansia? Simak dalam artikel berikut ini...
Link Pendaftaran Bantuan SIM Online Gratis
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan SIM online gratis, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 Agustus 2025.
Klaim link pendaftaran bantuan SIM online gratis berupa tulisan sebagai berikut.
"Bantuan Layanan gratis untuk masyarakat indonesiaKorlantas polri membagikan SIM gratis online kepada seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan kesadaran masyarakat mengenai kelengkapan dalam berkendar.
Daftarkan diri anda segera mungkin untuk mendapatkan SIM secara gratis maupun memperpanjang sim yang sudah mati dengan secara online
Berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia"
Klaim tersebut menyertakan menu daftar, jika menu tersebut diklik muncul link berikut.
"https://forumregister.verifistatus.web.id/?fbclid=IwY2xjawMI_ytleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFDYjdxcGlMemlUaE41eWxXAR6AmO70ui9BOXbpMTJfGXmwO82Phm6qMYxS8FmMHxOudinGU8g_lUs6g6VWHg_aem_CEfnQQ0B5TnYAmPlWOrVZA"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah data provinsi dan nomor Telegram.




