Waspada Hoaks Bansos: Kenali Penipuan yang Mengincar Masyarakat
Sumber Foto: Liputan6.com
Fakta Terkini

Waspada Hoaks Bansos: Kenali Penipuan yang Mengincar Masyarakat

Perbesar

Ket

Cari

Liputan6.com, Jakarta - Penipuan lewat hoaks bansos terus menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Para pelaku kejahatan siber memanfaatkan kebutuhan dan harapan warga akan bantuan pemerintah untuk melancarkan aksinya. Modus yang digunakan pun beragam, mulai dari menyebarkan tautan palsu hingga mengatasnamakan pejabat atau lembaga pemerintah. Akibatnya, banyak masyarakat yang tergiur dan tanpa sadar terjebak dalam perangkap hoaks yang merugikan.

Fenomena hoaks bansos ini menuntut kewaspadaan tinggi dari setiap individu. Informasi palsu seringkali disebarluaskan melalui platform media sosial dan pesan berantai, dirancang agar terlihat meyakinkan dengan mencatut nama lembaga atau pejabat pemerintah. Masyarakat perlu memahami cara kerja penipuan ini dan selalu melakukan verifikasi informasi sebelum bertindak. Edukasi mengenai ciri-ciri hoaks dan cara menghindarinya menjadi sangat krusial di tengah derasnya arus informasi digital.

Dengan mengenali berbagai bentuk hoaks seputar bansos, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menyaring informasi dan melindungi diri dari potensi kerugian finansial maupun data pribadi.

Kenali ragam hoaks bansos hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.

Link Pendaftaran Bansos Digital sampai Pertengahan 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bansos digital sampai pertengahan 2026, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 Februari 2026.

Klaim link pendaftaran bansos digital sampai pertengahan 2026 berupa tulisan sebagai berikut.

"| Kabar Gembira Awal tahun 2026 sampai pertengahan tahun, Bansos digital kini cair sebesar 1.500.000 Bagi seluruh rakyat Indonesia yang membutuhkan segera daftar kan diri kalian, Cara pendaftaran di bawah ini 👇"

Klaim tersebut menyertakan menu daftar, jika diklik muncul link berikut.

"https://register-sekarang.com/PendaftarannBansoss2026?fbclid=IwY2xjawPv4wBleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFBMEJaNDdOMEZVWVBnMVZNc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHvArU8AoQcdJ0ItvCAWlWLhTXE2avLokAfzMiLm5xSJTf31zF7nIMQOVdiwu_aem_XtVl5nXmf8owtQZfkrNEWA"

Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang menampilkan nama lengkap dan nomor Telegram.

Benarkah klaim link pendaftaran bansos digital sampai pertengahan 2026? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

Hoaks Link Cek Status Bansos PKH - BPNT

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk mengecek status bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 29 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

" 📢 Info Penting PKH & BPNT

Sudah cek status bansos hari ini?

Tetap ikuti update terbaru agar tidak ketinggalan informasi resmi seputar bantuan sosial"

Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

" Kementerian Sosial Menyalurkan PKH-BPNT Tahap 3

PKH

Program Keluarga Harapan Rp.2.700.000,-

Diakumulasikan Untuk Tiap Keluarga.

BPNT

Bantuan Pangan Non Tunai Rp.600.000,-

Untuk Tiap Keluarga"

Unggahan disertai menu daftar, yang jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link untuk mengecek status bansos PKH dan BPNT? Simak artikel penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

Video Hoaks Menkeu Purbaya Umumkan Dana Bansos UMKM

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa umumkan dana bantuan bansos Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 31 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

" BISMILLAH DANA BANTUAN BANSOS UMKM RESMI KHUSUS UNTUK MASYARAKAT INDONESIA"

Video unggahan menampilkan Purbaya memakai jas hitam dan dasi warna biru muda. Ada logo Inews dalam postingan pengumuman tersebut.

Video disertai narasi sebagai berikut:

" Assalamualaikum saya Purbaya, jangan diskip kalau video ini muncul di berandamu insyaallah ada kebaikan yang sedang mendekat, yang menulis amin semoga jadi yang pertama menerima kabar baik, yang hanya melihat semoga Allah tetap cukupkan rejekinya, dan yang berdoa insyaallah dialah yang paling dulu merasakannya"

Unggahan juga menyertakan link kirim pesan. Bila diklik akan mengarah ke percakapan di Facebook.

Lalu benarkah klaim video Menkeu Purbaya umumkan dana bantuan bansos UMKM? Simak hasil penelusurannya berikut ini...