Vietnam dan AS Perkuat Kerja Sama Energi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Sumber Foto: Vietnam.vn
Ekonomi

Vietnam dan AS Perkuat Kerja Sama Energi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Selama pertemuan tersebut, Pelaksana Tugas Menteri menekankan bahwa tujuan Vietnam untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi dua digit dalam periode mendatang akan menyebabkan peningkatan permintaan energi yang cepat, berkelanjutan, dan jangka panjang, yang membutuhkan solusi terkoordinasi terkait pasokan, infrastruktur, teknologi, dan investasi skala besar. Dalam konteks ini, Vietnam sangat menghargai perluasan kerja sama energi dengan Amerika Serikat.

Pelaksana Tugas Menteri mengklarifikasi kebutuhan mendesak Vietnam untuk secara aktif mengembangkan sumber energi baru dan infrastruktur energi, termasuk tenaga LNG, energi terbarukan (tenaga angin, tenaga angin lepas pantai, tenaga surya), sistem penyimpanan listrik, jaringan transmisi, dan teknologi energi canggih, guna memenuhi pertumbuhan beban dan mewujudkan komitmen untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050.

Pelaksana Tugas Menteri juga meminta Departemen Energi AS untuk mempromosikan dan memfasilitasi akses yang lebih cepat dan mudah bagi bisnis Vietnam ke sumber mesin, peralatan, teknologi, dan bahan bakar dari Amerika Serikat (misalnya, generator turbin GE); dan untuk mendorong bisnis AS untuk melaksanakan proyek energi di Vietnam sesuai jadwal.

Wakil Menteri James Danly menyetujui usulan tersebut dan menyatakan bahwa Amerika Serikat memiliki kekuatan dalam memasok LNG, minyak mentah, generator turbin, peralatan listrik, dan teknologi serta solusi manajemen sistem energi modern. Meningkatkan impor produk-produk ini dari Amerika Serikat tidak hanya memiliki signifikansi ekonomi semata, tetapi juga merupakan solusi langsung dan praktis untuk menyesuaikan neraca perdagangan bilateral ke arah yang lebih seimbang dan berkelanjutan.

Selama pertemuan tersebut, pihak AS secara resmi menyampaikan undangan kepada Pelaksana Tugas Menteri Le Manh Hung untuk menghadiri Forum Menteri dan Bisnis tentang Keamanan Energi di kawasan Indo- Pasifik, yang dijadwalkan akan diadakan pada tanggal 14-15 Maret 2026 di Tokyo, Jepang, untuk mempromosikan penyelarasan kebijakan dan kerja sama investasi di sektor energi di kawasan tersebut.