Temuan Perdagangan Bayi Hiu di Pasar Ikan Bawean
Sumber Foto: detikcom
Ekonomi

Temuan Perdagangan Bayi Hiu di Pasar Ikan Bawean

Gresik -

Perdagangan bayi hiu ditemukan di Pasar Ikan Desa Daun, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Temuan tersebut diungkap Yayasan Alam Biodiversitas Indonesia (ABI) yang melakukan pemantauan di wilayah pesisir.

Ketua Pengawas ABI, Guslan Gumilang mengatakan, masih banyak hiu berukuran kecil yang diperjualbelikan di pasar tradisional tersebut.

"Iya, kita temukan masih banyak yang melakukan perdagangan hiu-hiu kecil di Pasar Ikan Desa Daun Bawean. Sebenarnya di Lamongan juga masih banyak, terutama di daerah pesisir," ujar Guslan, Jumat (27/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Melihat Tingkah Gemas Kawanan Hiu Tutul di Pantai Bentar Probolinggo

Menurutnya, sebagian hiu tersebut diduga terjaring bersama ikan lain saat nelayan melaut. Namun, ada pula nelayan yang mengakui sengaja memancing hiu-hiu tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kadang tergantung musim juga. Ada saat hiu banyak ditangkap dan dijual. Harganya mulai Rp 60 ribu per kilogram," tambahnya.

Guslan menyebut, jumlah hiu yang ditangkap nelayan relatif kecil berkisar 10 hingga 15 ekor. Artinya, penangkapan hiu itu masih status perdagangan kecil bukan komersil dalam jumlah ratusan. Ia menilai praktik ini lebih disebabkan kurangnya pemahaman nelayan mengenai jenis hiu yang dilindungi.

"Banyak nelayan atau penjual yang belum mendapat sosialisasi tentang ikan-ikan yang dilindungi. Ada yang terputus di sini, terutama masalah informasi," jelasnya.

Baca juga: Hiu Paus Terdampar di Pantai Cengkrong, Trenggalek

ABI menemukan beberapa jenis hiu yang masuk kategori dilindungi dijual di pasar, di antaranya blacktip, whitetip, dan hiu martil. Beberapa jenis hiu memang dilindungi penuh dan tidak boleh ditangkap, sementara jenis lain boleh ditangkap dengan ketentuan tertentu, seperti tidak untuk ekspor.

Guslan berharap Dinas Kelautan dan Perikanan dapat memaksimalkan sosialisasi, baik melalui pemasangan poster bergambar spesies yang dilindungi maupun edukasi langsung kepada paguyuban nelayan dan pedagang ikan.

"Kalau nelayan sudah tahu mana yang dilindungi, ketika tertangkap bisa langsung dilepas kembali sebelum mati dan tidak sampai dibawa ke darat," tegasnya.

Sementara itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur sebelumnya telah melakukan sosialisasi melalui pemasangan papan pengumuman terkait kawasan konservasi. Namun, menurut ABI, informasi tersebut belum menjelaskan secara spesifik jenis-jenis hewan laut yang dilindungi.

Di balik birunya laut Maratua, sang raksasa lembut menjaga keseimbangan samudra.

Di balik birunya laut Maratua, sang raksasa lembut menjaga keseimbangan samudra.

(irb/hil)

perdagangan bayi hiu pasar ikan bawean konservasi hiu gresik hiu

Berita Terkait

Berita detikcom Lainnya

Sepakbola

MU Mulai Berburu Mateus Fernandes

detikNews

Kapolri Rotasi Jabatan Kapolda Jabar hingga Sumbar, Ini Daftarnya

Sepakbola

Milan Jual Nkunku Segini, Nggak Kemahalan kah?

detikFinance

OJK Denda Indosaku Rp 875 Juta Usai Viral Debt Collector Prank Damkar

detikInet

Elon Musk vs OpenAI, Wanita Ini Terjebak di Pusaran Badai

detikHealth

Video: IDAI Ungkap Gejala Awal Hantavirus

detikOto

Marquez Ogah Pikirkan Gelar MotoGP 2026