Panduan Olahraga Sehat Saat Berpuasa di Bulan Ramadan
Sumber Foto: Tribunnews.com
Lifestyle

Panduan Olahraga Sehat Saat Berpuasa di Bulan Ramadan

Ringkasan Berita:

Pilih waktu olahraga yang tepat agar tubuh tidak kelelahan dan dehidrasi.

Utamakan olahraga ringan hingga sedang selama berpuasa.

Pastikan asupan cairan dan nutrisi terpenuhi saat sahur dan berbuka.

TRIBUNNEWS.COM - Menjaga kebugaran tubuh selama bulan Ramadan tetap penting, meski umat Muslim menjalankan puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam.

Olahraga saat puasa tetap bisa dilakukan, asalkan memperhatikan waktu, jenis aktivitas, serta kondisi tubuh.

Sejumlah panduan mengenai olahraga saat puasa disampaikan oleh Cleveland Clinic dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Menurut Cleveland Clinic, penelitian tentang olahraga saat berpuasa masih terbatas.

Banyak rekomendasi yang ada berasal dari pengalaman para atlet, pelatih, dan ahli nutrisi.

Meski begitu, beberapa tips dinilai dapat membantu menjaga kesehatan saat berolahraga selama puasa.

Pilih Waktu Olahraga yang Tepat

Baznas menyebut pemilihan waktu olahraga menjadi faktor penting saat Ramadan. Berikut waktu yang direkomendasikan:

Sebelum Berbuka Puasa

Dilakukan sekitar 30–60 menit sebelum berbuka.

Tubuh segera mendapatkan cairan dan nutrisi setelah olahraga.

Disarankan memilih olahraga ringan hingga sedang.

Setelah Berbuka Puasa

Dianggap waktu paling aman karena tubuh sudah mendapat asupan energi.

Olahraga bisa dilakukan setelah Magrib atau Tarawih.

Intensitas olahraga dapat sedikit lebih tinggi.

Setelah Sahur

Cocok untuk olahraga ringan.

Perlu menjaga intensitas karena tubuh masih harus berpuasa cukup lama.

Cleveland Clinic juga menyarankan olahraga dilakukan sebelum puasa dimulai atau setelah puasa berakhir agar tubuh tetap bisa mendapatkan cairan selama aktivitas fisik.

Perhatikan Asupan Nutrisi dan Cairan

Sumber dari Cleveland Clinic menekankan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi sebelum memulai puasa.

Jika memiliki jadwal olahraga yang tidak bisa diubah, disarankan menambah asupan protein saat sahur, misalnya melalui minuman protein.

Selain itu, hidrasi menjadi hal utama. Kurangnya cairan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti:

Pusing atau sakit kepala

Sulit berkonsentrasi

Kram otot

Mual hingga muntah

Untuk menghindari kondisi tersebut, dianjurkan memperbanyak minum air saat sahur dan berbuka. Konsumsi buah serta sayur juga membantu menjaga kebutuhan cairan tubuh.

Sesuaikan Target Olahraga

Cleveland Clinic menyarankan masyarakat tidak memaksakan diri saat berolahraga selama puasa.

Fokus utama sebaiknya menjaga kebugaran tubuh, bukan meningkatkan performa olahraga.

Tubuh biasanya membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan pola makan selama Ramadan.

Pilih Jenis Olahraga yang Aman