Panduan Aman Mengonsumsi Obat Selama Puasa Ramadan
Sumber Foto: RRI.co.id
Lifestyle

Panduan Aman Mengonsumsi Obat Selama Puasa Ramadan

Fakta News Day - RRI.CO.ID, Yogyakarta - Penggunaan obat selama Ramadan memerlukan perhatian khusus. Hal ini akibat perubahan pola makan dan jadwal dosis yang dapat memengaruhi efektivitas pengobatan.

Dosen Program Studi Farmasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta Nurul Faizah mengingatkan masyarakat, untuk tidak sembarangan mengatur jadwal pengobatan. Terutama saat menjalankan ibadah puasa.

Pergeseran waktu makan, dari pagi-siang-malam menjadi hanya antara iftar (berbuka puasa) dan sahur (makan sebelum subuh) dapat memengaruhi farmakokinetik obat. Yaitu proses penyerapan, distribusi, metabolisme, dan ekskresi dalam tubuh.

“Jika jadwalnya tidak disesuaikan dengan benar, efektivitas obat dapat menurun,” ucapnya, Sabtu, 28 Februari 2026. ”Bahkan dapat menimbulkan risiko efek samping jika diminum saat perut kosong padahal hal itu tidak dianjurkan.

Nurul Faizah mencatat bahwa salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah menggabungkan dosis obat menjadi dua dosis besar. Dan biasanya diminum saat sahur dan berbuka puasa tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Beberapa pasien juga berhenti minum obat sebelum waktunya karena merasa lebih baik, padahal pengobatan belum selesai. Hal ini menjadi sebuah kesalahan umum.

”Misalnya, minum obat yang seharusnya dikonsumsi sebelum makan setelah sahur atau setelah berbuka puasa, atau sebaliknya.”