Pakar Kanker Hong Kong: Gaya Hidup Sehat Kunci Pencegahan Kanker
Fakta News Day - Menurut SCMP, meskipun sekitar 90% kasus kanker terjadi secara relatif acak dan dapat menyerang siapa saja tanpa memandang faktor genetik, para ahli kesehatan menegaskan bahwa perubahan gaya hidup kecil namun konsisten tetap dapat mengurangi risiko secara signifikan.
Tom Hutchins, seorang eksekutif bisnis yang tinggal di Hong Kong ( China), mengetahui bahwa ia mengidap kanker testis pada usia 30 tahun, bukan karena benjolan besar, tetapi karena bintik kecil yang tidak normal saat mandi.
Berkat deteksi dan pengobatan dini, termasuk operasi dan kemoterapi pencegahan, Hutchins kini sepenuhnya sehat di usia 32 tahun. Pengalamannya menjadi pengingat bahwa tidak ada seorang pun yang benar-benar kebal terhadap kanker, dan penyakit ini jarang berasal dari satu penyebab tunggal.
Profesor Anne Lee Wing-mui, Wakil Presiden Perhimpunan Kanker Hong Kong, mengatakan: "Diperkirakan kurang dari 10% kanker terkait dengan gen yang kita warisi."
Dr. Min-Han Tan, Direktur Medis perusahaan diagnostik Lucence, menjelaskan lebih lanjut bahwa tubuh memproduksi sel-sel yang rusak atau bermutasi setiap hari, tetapi sistem kekebalan tubuh biasanya menghancurkannya. Kanker hanya terjadi ketika penghalang pelindung ini gagal.
Dr. Danny So, seorang ilmuwan senior di perusahaan bioteknologi Pangenia (Hong Kong), menekankan bahwa satu kesalahan genetik saja jarang cukup untuk menyebabkan kanker. Ia mengatakan, "Ketika sistem kekebalan tubuh kita tidak mengenali sel-sel abnormal dan sel-sel tersebut terus membelah, tumbuh, dan menyebar. Itulah kanker. Dibutuhkan lebih dari satu kesalahan dalam sistem."
Kanker sering kali muncul dari interaksi kompleks antara predisposisi genetik, paparan lingkungan, dan proses biologis sehari-hari. Infeksi kronis seperti hepatitis B, C, atau HPV juga memainkan peran penting.
Dr. So mencatat bahwa gaya hidup tidak sehat, seperti konsumsi alkohol berlebihan, meningkatkan penyerapan karsinogen lain dan dapat secara langsung merusak DNA.
Namun, para ahli menegaskan bahwa lebih dari 40% kasus kanker dapat dicegah. Langkah-langkah dasar namun sangat efektif meliputi: tidak merokok, berolahraga secara teratur, membatasi konsumsi alkohol, menghindari paparan sinar matahari berlebihan, menjaga berat badan yang sehat, dan mengadopsi pola makan kaya serat, buah-buahan, dan sayuran sambil meminimalkan konsumsi daging olahan.
Selain itu, vaksinasi terhadap penyakit menular seperti HPV dan hepatitis B, dikombinasikan dengan pemeriksaan rutin, akan menciptakan jaring pengaman yang kuat untuk melindungi kesehatan Anda.
Dalam kasus Hutchins, meskipun penyebabnya tidak jelas, deteksi dini melalui pemeriksaan diri membuat perbedaan yang sangat penting. Dia berbagi: "Kanker testis bukanlah hal yang menyenangkan, tetapi sangat dapat diobati jika dideteksi sejak dini."




