Little St James: Dari Pulau Skandal Menjadi Destinasi Wisata Baru
Sumber Foto: Kompas.com
Ekonomi

Little St James: Dari Pulau Skandal Menjadi Destinasi Wisata Baru

KOMPAS.com - Seiring dengan rilisnya 3 juta lembar dokumen baru terkait kasus Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman AS pada Jumat (30/1/2026), sorotan dunia kembali tertuju pada sebuah titik di Karibia, Pulau Little St James.

Pulau pribadi yang pernah menjadi pusat skandal perdagangan seks yang melibatkan nama-nama besar ini, memulai babak baru.

Setelah kematian Epstein di penjara New York pada 2019, Little St James sempat terkatung-katung di pasar properti.

Lantas, bagaimana nasib pulau pribadi Epstein kini?

Dibeli pengusaha dengan harga murah

Awalnya, pulau ini dipasarkan bersama pulau Epstein lainnya, Great St James, seharga 125 juta dollar AS pada Maret 2022.

Namun, dikutip dari CBS News, tidak ada pembeli yang berminat hingga harganya terus merosot.

Hingga pada Mei 2023, pengusaha keuangan Stephen Deckoff melalui perusahaannya, SD Investments, resmi meminang kedua pulau tersebut.

Deckoff membayar hanya 60 juta dollar AS, sebuah diskon besar dibandingkan harga awal.

Pendiri Black Diamond Capital Management tersebut kini memiliki rencana besar untuk menghapus jejak kelam Epstein.

Deckoff berencana mengubah lokasi yang dulunya tertutup rapat bagi publik tersebut menjadi sebuah destinasi wisata kelas dunia.

Riwayat kelam Little St James

Pulau pribadi Jeffrey Epstein, Little St. James

Terletak sekitar dua mil dari pantai St Thomas, Kepulauan Virgin AS, Little St James merupakan pulau seluas 72 hektare yang dilengkapi fasilitas super mewah.

Mulai dari dermaga pribadi, landasan helikopter, empat vila tamu, hingga sistem penyaringan air berkapasitas tinggi, tersedia di pulau itu.

Namun, di balik kemewahan itu, mantan Jaksa Agung Kepulauan Virgin AS, Denise George, menyebut pulau tersebut sebagai tempat persembunyian sempurna bagi aktivitas kriminal Epstein.

"Ingat, dia memiliki seluruh pulau," ujar George.

"Jadi ini bukan situasi di mana seorang anak atau wanita muda bisa begitu saja melarikan diri dan berlari ke kantor polisi terdekat."

Menurut kesaksian George, Epstein memanfaatkan akses privat ini untuk membawa gadis di bawah umur menggunakan helikopter dari bandara St Thomas langsung ke pulau pribadinya, jauh dari jangkauan pihak berwenang.

Kesaksian korban

Bagi para korban, Little St James bukanlah surga tropis, melainkan penjara yang dikelilingi lautan.

Salah satu korban yang diduga berusia 15 tahun mencoba melarikan diri dari Little St. James dengan berenang.

"Dia menjebak saya di kamar tidurnya di pulau itu, di mana dia mengikatkan pistol ke tiang tempat tidurnya," tutur seorang korban yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan, satu-satunya cara untuk keluar adalah dengan perahu atau helikopter.