Indonesia Memimpin Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN
Sumber Foto: RRI.co.id
Fakta Terkini

Indonesia Memimpin Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN

Keuangan

Oleh - Nurul Nursyecha

Cirebon

KBRN, Cirebon: Negara yang kaya akan keanekaragaman hayati dan nonhayati, kini menempati posisi yang mencengangkan sebagai peringkat pertama dalam tingkat pengangguran terbuka tertinggi di ASEAN dengan angka 4,76% pada Februari–Maret 2025.

Hal ini tercatat dalam data BPS (Badan Pusat Statistik) dan Trading Economics, bahwa jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta orang, dengan sekitar 3,6 juta di antaranya merupakan usia muda. Urutan berikutnya adalah Laos (3,95%), Brunei Darussalam (3,69%), Filipina (3,6%), dan Myanmar (3,29%).

Perhitungan TPT (tingkat pengangguran terbuka) oleh BPS didasarkan pada proporsi jumlah penganggur terhadap jumlah angkatan kerja. Di sisi lain, masih ada data tentang pengangguran yang terus meningkat akibat gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

Salah satunya adalah Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Qisha Quarina, SE, yang menanggapi hal ini dengan menyebutkan bahwa TPT yang dilaporkan BPS bukan berarti menandakan pasar tenaga kerja Indonesia dalam keadaan membaik. Sebab, jumlah pengangguran masih saja meningkat.

Perhitungan yang digembar-gemborkan pemerintah adalah pengangguran yang akan/dalam proses mencari kerja. Data orang yang bekerja dari sebelumnya menganggur memang semakin banyak, namun total jumlah pengangguran masih tetap tinggi.

Berikut daftar urutan 11 negara dengan persentase pengangguran terbanyak di Asia Tenggara:

Indonesia – 4,76% (per Februari–Maret 2025)

Brunei – 4,7% (per Desember 2024)

Filipina – 3,7% (per Juni 2025)

Myanmar – 3% (per Desember 2024)

Malaysia – 3% (per Mei 2025)

Vietnam – 2,24% (per Juni 2025)

Singapura – 2,1% (per Juni 2025)

Timor Leste – 1,6% (per Desember 2024)

Laos – 1,2% (per Desember 2024)

Thailand – 0,89% (per Maret 2025)

Kamboja – 0,27% (per Desember 2024).

Rekomendasi Berita