Harga Minyak Sedikit Turun, Ketegangan AS-Iran dan Kebijakan Tarif Jadi Sorotan
Metapos.id, Jakarta – Harga minyak dunia pada perdagangan 23 Februari 2026 mengalami penurunan tipis, namun tetap bertahan di kisaran level tertinggi dalam enam bulan terakhir. Pelaku pasar kini mencermati perkembangan negosiasi nuklir antara Amerika Serikat dan Iran, di tengah kekhawatiran terhadap ketidakpastian ekonomi global.
Saat penutupan pasar, minyak mentah Brent Laut Utara turun 27 sen atau 0,38% ke posisi US$71,49 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 17 sen atau 0,26% menjadi US$66,31 per barel.
BACA JUGA
Makna Gencatan Senjata bagi Iran dan Dampaknya ke Depan
PBB Desak AS Iran Tunjukkan Iktikad Baik dalam Perundingan Damai
Fokus utama investor tertuju pada putaran ketiga pembicaraan nuklir antara AS dan Iran. Teheran disebut memberi sinyal kesiapan untuk melakukan kompromi terkait program nuklirnya, dengan imbalan pencabutan sanksi serta pengakuan atas hak pengayaan uranium. Seorang pejabat senior AS mengungkapkan bahwa utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dijadwalkan bertemu delegasi Iran pada 26 Februari di Jenewa.
Analis senior dari Price Futures Group, Phil Flynn, menilai sinyal tersebut menunjukkan Iran lebih terbuka dalam pembahasan isu nuklir. Namun demikian, ia mengingatkan risiko aksi militer tetap membayangi. Kekhawatiran akan potensi konflik sebelumnya telah mendorong harga Brent melonjak lebih dari 5% pekan lalu hingga menyentuh US$72,34 per barel, level tertinggi sejak Juli 2025.
Di sisi lain, dinamika kebijakan perdagangan AS turut memengaruhi sentimen pasar. Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang menolak tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump memicu ketidakpastian baru di kalangan investor dan pelaku usaha.
Bob Yawger, kepala kontrak berjangka energi di Mizuho Bank, menyebut ketidakjelasan arah kebijakan tarif berpotensi menekan pasar saham dan berimbas pada perdagangan minyak. Ia menilai pasar akan tetap sensitif hingga ada kepastian lebih lanjut mengenai kebijakan tersebut.
Faktor lain yang turut memengaruhi adalah gangguan operasional kilang di wilayah Timur Laut AS akibat badai salju, yang berdampak pada aktivitas penyulingan.
Tags: Brent terbaru harga minyak dunia 23 Februari 2026 Metapos.id negosiasi nuklir AS Iran Steve Witkoff Jared Kushner WTI hari ini
Previous Post
Cuaca Buruk Landa Bali, Jadwal Penerbangan Terganggu dan Pesawat Dialihkan
Next Post
Satu Dekade Berperingkat A- (Excellent), Tugu Insurance Perkuat Posisi Global
Related Posts
Internasional
Makna Gencatan Senjata bagi Iran dan Dampaknya ke Depan
11 April 2026
Internasional
PBB Desak AS Iran Tunjukkan Iktikad Baik dalam Perundingan Damai
11 April 2026
Internasional
JD Vance Tiba di Islamabad, Fokuskan Pembicaraan Gencatan Senjata AS-Iran
11 April 2026
Internasional
IRGC Tetapkan Rute Baru di Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata
10 April 2026
Internasional
Israel Gempur Lebanon, Iran Beri Sinyal Konflik Berlanjut
9 April 2026
Internasional
Pakistan Klaim Gencatan Senjata AS-Iran Berlaku Menyeluruh, Israel Bantah untuk Lebanon
9 April 2026




