BRI Super League 2025-2026 Dimulai 8 Agustus, 18 Tim Siap Bertanding
Sumber Foto: Tempo.co
Fakta Terkini

BRI Super League 2025-2026 Dimulai 8 Agustus, 18 Tim Siap Bertanding

BRI Super League musim 2025-2026 akan bergulir pada 8 Agustus 2025. Laga pembuka kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur. Laga pertama mempertemukan Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta pada pukul 19.00 WIB.

BRI Super League diikuti oleh 18 tim yang terdiri dari 15 tim dari musim sebelumnya dan tiga tim promosi dari Liga 2. PSIM Yogyakarta, yang berstatus sebagai juara Liga 2, Bhayangkara Presisi Lampung FC, dan Persijap Jepara akan berstatus sebagai tim promosi.

Semua pertandingan disiarkan di platform berbayar Vidio, Indosiar, Nex Parabola, dan Sin Po TV. Kompetisi akan berakhir pada 23 Mei 2026. Berikut sejumlah fakta penting terkait BRI Super League 2025/2026.

1. Jeda Pertandingan

Kompetsisi Super League 2025/2026 yang akan dimulai pada 8 Agustus 2025 dan berakhir pada 23 Mei 2026. Terdapat jeda kompetisi dari 27 November hingga 23 Desember 2025 untuk mengakomodasi SEA Games 2025 di Thailand pada 9—20 Desember 2025.

Laga pembuka dan upacara pembukaan pertandingan pertama akan mempertemukan Borneo FC melawan Bhayangkara Presisi di Stadion Segiri, Samarinda, pada 8 Agustus 2025 pukul 15.30 WIB. Pembukaan resmi digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, sebelum laga Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta pada hari yang sama pukul 19.00 WIB.

2. Jumlah Tim

Super League 2025/2026 diikuti oleh 18 tim yang terdiri dari 15 tim dari musim sebelumnya dan 3 tim promosi dari Liga 2: PSIM Yogyakarta, Bhayangkara Presisi Lampung FC, dan Persijap Jepara. Juara Super League berhak mengikuti play-off AFC Champions League Two 2026/2027, sementara runner-up masuk play-off AFC Challenge League 2026/2027.

3. Regulasi Pemain Asing

Setiap klub boleh mendaftarkan hingga 11 pemain asing tanpa batasan negara. Dari jumlah tersebut, hanya sembilan pemain asing dapat masuk daftar susunan pemain dan tujuh di antaranya boleh turun secara bersamaan. Belum ada klub yang mengisi penuh kuota 11 pemain asing. Bhayangkara Presisi Lampung FC sempat memiliki 11 pemain tetapi kini tinggal 10, sementara Persis Solo memiliki paling sedikit sekitar 6 pemain asing.

4. Sinkronisasi Jadwal Timnas Indonesia

Jadwal Super League telah disesuaikan dengan agenda tim nasional Indonesia, termasuk FIFA Match Day (September 2025), kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia (Oktober 2025), dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada September 2025 di Sidoarjo, Jawa Timur. Kompetisi hanya akan dihentikan selama SEA Games 2025 dan FIFA Match Day. Tetapi tetap berjalan saat turnamen kelompok usia seperti kualifikasi Piala Asia U-23.

5. Distribusi Geografis Tim

Sebanyak 18 tim peserta berasal dari berbagai wilayah: 4 tim dari Jawa Timur (Persebaya, Arema, Madura United, Persik Kediri), 2 tim dari Banten (Persita Tangerang, Dewa United), 2 tim dari Jawa Tengah (Persijap Jepara, Persis Solo), dan masing-masing satu tim dari Bali, Kalimantan Timur, Jakarta, Lampung, Maluku Utara, Papua, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Yogyakarta.

6. Juara Bertahan dan Tim Unggulan

Persib Bandung adalah juara bertahan yang dua kali berturut-turut pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Tim asuhan Bojan Hodak menjadi salah satu tim unggulan bersama klub seperti Dewa United, runner-up musim 2024/2025. Persebaya Surabaya dan Bali United juga menjadi tim favorit.

7. Tantangan Infrastruktur

Beberapa tim seperti PSBS Biak dan PSIM Yogyakarta tidak dapat menggunakan stadion kandang mereka karena tidak memenuhi standar. Keduanya akan berkandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY. Laga terjauh musim ini adalah antara Semen Padang yang berlangsung di Padang dan Malut United di Ternate, Maluku Utara, dengan jarak sekitar 3.000 kilometer.