Wabup Loteng Lakukan Monev untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Wakil Bupati Lombok Tengah, H. M. Nursiah, melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Mutu Pelayanan Pendidikan pada sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.
Kegiatan monitoring ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kualitas pendidikan di seluruh wilayah tetap terjaga dan terus meningkat. Dalam kunjungannya ke sejumlah sekolah, Wabup meninjau langsung proses belajar mengajar di kelas, kondisi sarana dan prasarana, hingga sistem administrasi sekolah.
Menurutnya, Monev tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi merupakan langkah konkret untuk memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan optimal dan pelayanan pendidikan kepada siswa benar-benar memenuhi standar mutu yang diharapkan.
“Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan pelayanan pendidikan terbaik. Mulai dari proses belajar mengajar, administrasi sekolah yang tertib, hingga fasilitas pendukung yang memadai dan nyaman,” ujarnya belum lama ini.
Selain memantau aktivitas pembelajaran, tim juga berdialog dengan kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan guna menyerap berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan. Beberapa poin yang menjadi perhatian antara lain ketersediaan sarana pendukung pembelajaran, pemeliharaan ruang kelas, serta penguatan kedisiplinan dan manajemen sekolah.
Wabup menegaskan bahwa monitoring ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Ia menilai, kualitas pendidikan yang merata akan berdampak besar terhadap peningkatan sumber daya manusia di masa depan.
Sebagai bagian dari visi pembangunan daerah menuju Lombok Tengah yang Masmirah, peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu prioritas utama. Pendidikan yang berkualitas dinilai sebagai fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Jika ingin daerah ini maju, maka kualitas pendidikan harus kita perkuat dari sekarang. Ini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya belajar yang positif di lingkungan sekolah. Guru didorong untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran agar siswa lebih aktif dan kreatif. Di sisi lain, pihak sekolah diminta menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Kegiatan Monev ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan sekaligus pendampingan kepada satuan pendidikan. Pemerintah daerah berharap, dengan pengawasan yang berkelanjutan, mutu pelayanan pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.




