Teddy Indra Wijaya Pastikan Program Makan Bergizi Tidak Pangkas Anggaran Pendidikan
Sumber Foto: Kompas.com
Sosial

Teddy Indra Wijaya Pastikan Program Makan Bergizi Tidak Pangkas Anggaran Pendidikan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com, 27 Februari 2026, 17:08 WIB

2 Add on Google

Rahel Narda Chaterine,

Robertus Belarminus

Tim Redaksi

Lihat Foto

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (27/2/2026). (KOMPAS.com/Rahel Narda)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi program dan anggaran pendidikan.

"Jadi, kemarin ada pihak, sedikit pihak yang menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis itu mengurangi program dan anggaran pendidikan sehingga sekolah terbengkalai, kemudian guru-guru tidak diperhatikan. Jadi, saya mau jawab, itu narasi yang keliru," kata Teddy, di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Teddy menegaskan MBG bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Selain itu, MBG juga merupakan fondasi awal untuk memperbaiki pendidikan ke depan.

Baca juga: PDIP: Rp 769 Triliun Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Rp 223,5 Triliun

"Apakah program makan bergizi ini mengurangi program pendidikan? Saya jawab, tidak. Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang," ujar dia.

Teddy mengungkapkan, porsi anggaran pendidikan adalah 20 persen dari APBN dengan nilai sebesar Rp 769,1 triliun pada tahun ini.

Dalam anggaran pendidikan memiliki banyak peruntukannya.

Menurut dia, angka soal peruntukan anggaran pendidikan juga sudah disepakati bersama baik oleh pemerintah dan DPR RI, termasuk isi dan peruntukannya.

"Dan isinya, peruntukannya itu sudah disepakati bersama tahun lalu oleh Pemerintah, DPR, dan Badan Anggaran DPR. Yang mana Ketua Banggarnya juga PDI-P, gitu kira-kira," ujar dia.

Baca juga: Kepala BGN Ungkap Pesan Prabowo, Jangan Ada Korupsi Program MBG

Pada kesempatan ini, Seskab RI menjamin tidak ada program pendidikan dari periode sebelumnya yang dihentikan.

Bahkan, pemerintah justru menambah sejumlah program untuk pendidikan seperti program Sekolah Rakyat.

"Ada Kartu Indonesia Pintar berjalan. Ada Program Indonesia Pintar berjalan. Bahkan Presiden Prabowo menambahkan ada Sekolah Rakyat," ujar Teddy.

Menurut dia, pada 2025, sudah terbangun 166 Sekolah Rakyat. Tahun ini, kata Teddy, akan dibangun sekitar 100 sekolah lagi.

"Untuk apa? Anak-anak yang tidak bisa sekolah, putus sekolah, atau mungkin bahkan dia tidak pernah sekolah, disekolahkan di sekolah rakyat. Diberi penginapan, diberi pendidikan, diberi makan gizi dan dijamin kesehatannya," ujar dia.

Teddy juga membahas soal masalah sekolah rusak.

Halaman:

1

2

Show All

anggaran pendidikan

Sekretaris Kabinet

Teddy Indra Wijaya

Program Makan Bergizi Gratis

MBG

Lihat Nasional Selengkapnya

Anggaran Pendidikan Tetap 20 Persen APBN, Misbakhun Pastikan Alokasi MBG Tak Kurangi Porsi

PDIP: Alokasi Anggaran Pendidikan untuk MBG Diatur di UU APBN dan Perpres

PDIP: Rp 769 Triliun Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Rp 223,5 Triliun

Respons Gugatan Guru Honorer ke MK, Komisi X DPR: MBG Tidak Pakai Anggaran Pendidikan

Anggaran Pendidikan 2026 Naik, Mendikdasmen Pastikan Tidak Dipangkas untuk MBG

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

Periksa Pengurus PAN, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Bupati Rejang Lebong

Nasional

12/05/2026, 21:54 WIB

KPK Telusuri Aset-aset Milik Wali Kota Madiun Saat Periksa Istri Maidi

Nasional

12/05/2026, 21:38 WIB

AHY Laporkan Solusi Usai Kecelakaan Kereta Bekasi ke Prabowo, Ini Hasilnya

Nasional

12/05/2026, 21:30 WIB

Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah, Hasto dan Toto Divonis 5 Tahun

Nasional

12/05/2026, 21:20 WIB

Mensos: 11.000 KK Pakai Bansos untuk Judol Sudah Dicoret

Nasional

12/05/2026, 21:00 WIB

Beredar Kabar Ferdy Sambo Kuliah S2 dari Penjara, Ini Respons Ditjen Pas

Nasional

12/05/2026, 20:55 WIB

Perusahaan Energi Atom Rusia Temui Prabowo di Istana, Bahas Proyek Nuklir

Nasional

12/05/2026, 20:48 WIB

Kuasa Hukum Ibam Buka Peluang Banding, Singgung Keraguan Hakim

Nasional

12/05/2026, 20:35 WIB

Alasan MPR Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar

Nasional

12/05/2026, 20:32 WIB

Gugatan UU IKN Ditolak, MK Tegaskan Ibu Kota Negara Tetap Jakarta

Nasional

12/05/2026, 20:27 WIB

Hal yang Memberatkan Ibam hingga Divonis 4 Tahun: Korupsi Chromebook Saat Covid-19

Nasional

12/05/2026, 20:24 WIB

Mengapa MK Sebut Gugatan Kuota Internet Hangus Nomor 87 Tidak Jelas?

Nasional

12/05/2026, 20:14 WIB

Wamen PANRB Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Instansi dalam Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Nasional

12/05/2026, 20:13 WIB

Masa Tanggap Darurat Terlewati, Penanganan Pascabencana Sumatera Masuk Fase Pemulihan

Nasional

12/05/2026, 20:05 WIB

ASEAN Bikin Perjanjian Saling Bantu Minyak Bila Ada Gangguan, RI Ikut?

Nasional

12/05/2026, 19:52 WIB

1

2

3

Next

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app