Tantangan Distribusi Film Nasional: Keterbatasan Bioskop di Indonesia
IREKTUR Utama PT Produksi Film Negara (PFN) Riefian Fajarsyah mengeluh soal keterbatasan jumlah dan sebaran bioskop di Indonesia yang berpengaruh pada distribusi film. Akibat ketidakmerataan persebaran bioskop di Tanah Air, distribusi film yang dibuat rumah produksi nasional mengalami kendala. Tak terkecuali bagi PFN yang terkenal memproduksi film boneka Si Unyil.
Hingga tahun lalu, Indonesia memiliki tidak lebih dari 2.401 layar yang tersebar di 505 teater. Menurut Riefian, jumlah itu tidak ideal. “Jika dibandingkan dengan India, Cina, dan Amerika Serikat, seharusnya Indonesia memiliki 20 ribu layar,” ujar pria yang dikenal sebagai Ifan “Seventeen” itu dalam rapat panitia kerja bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin, 2 Februari 2026.
India tercatat memiliki 6.877 teater dengan total lebih dari 30 ribu layar. Adapun Cina pada 2021 memiliki lebih dari 14.235 teater dengan 80.743 layar.




