Pasar Pabukoan Ramadhan 1447 H Resmi Dibuka di Eks Bioskop Karya Payakumbuh
Sumber Foto: JernihNews.com
Hiburan

Pasar Pabukoan Ramadhan 1447 H Resmi Dibuka di Eks Bioskop Karya Payakumbuh

JERNIHNEWS.COM-Bulan Ramadhan 1447 H telah tiba. Seperti biasa, tiba pula masanya masyarakat Payakumbuh berburu menu pabukoan alias takjil enak. Kini Pasar Pabukoan pindah ke eks lokasi Bioskop Karya di Jl. Gambir, Daya Bangun.

Jemaah Muhammadiyah telah mulai melaksanakan Shalat Tarawih, Selasa (17/02/2026) malam. Masjid Ansharullah Muhammadiyah Payakumbuh pun penuh, bahkan meluber ke pelataran dan lantai 1. Pada hari ini, Rabu (18/02/2026), jemaah Muhammadiyah juga mulai berpuasa, karena dianggap telah memasuki 1 Ramadhan 1447 H.

Sedangkan Pemerintah RI, melalui Sidang Isbat penentuan 1 Ramadhan 1447 H yang dipimpin oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026. Dengan demikian Pemerintah RI memutuskan besok mulai berpuasa. Menag Nasaruddin Umar menghormati adanya perbedaan dalam penentuan 1 Ramadhan.

Dengan datangnya Bulan Ramadhan, maka tradisinya Umat Islam di Kota Payakumbuh pada sore hari berburu menu takjil pabukoan di Pasar Pabukoan yang difasilitasi Pemko Payakumbuh.

Dulu lokasinya di Jl. Sutan Usman, sedangkan kini dipindah ke lokasi eks Bioskop Karya di Jl. Gambir, Daya Bangun atau sebagian orang menyebut juga dengan kawasan Kampuang Cino. Lokasi lama digunakan untuk kios penampungan pedagang korban kebakaran Pasar Blok Barat Payakubuh yang terjadi Selasa 26 Agustus 2025 lalu.

Di Pasar Pabukoan Eks Bioskop Karya tersedia sekitar 160 petak lapak di bawah tenda biru yang disediakan warga Daya Bangun bekerja sama dengan Pemko Payakumbuh. Masing-masing petak disewakan Rp375 ribu selama Bulan Ramadhan. Pada Selasa (17/02/2026) tampak para pedagang bersiap-siap merapikan tempat berjualan.

"Ini adalah kerja sama antara warga Daya Bangun dan Pemko Payakumbuh," kata Sal, salah seorang petugas pasar.

Seperti biasa di Pasar Pabukoan Payakumbuh tersedia aneka kuliner maknyus para pedagang dari 10 nagari. Ada es tebak, es campur, es teller, eneka jus, cendol, kolak pisang, kolak dalimo, bubur kampiun, pical, gado-gado, lamang tapai, karupuak jangek, karupuak balado, pangek situjuah, gulai kambing, rendang, beragam gulai, ikan bakar, ayam bakar, sala lauak, paragede, dan lain sebagainya.

Menu takjil dan suasana pasar pabukoan selalu dinanti dan dirindukan oleh warga Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Itu telah menjadi tradisi sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Apa lagi bagi mereka yang pulang dari perantauan, singgah dan berbelanja di pasar pabukoan seperti menjadi sebuah kewajiban.

Para pedagang pabukoaan biasanya mulai berjualan sekitar pukul 14.00 WIB. Sedari pukul 16.00 WIB pengunjung sudah mulai berdatangan. Jalanan di sekitar Pasar Pabukoan biasanya tersendat dan bahkan macet, karena ramainya masyarakat yang berkunjung dan berbelanja.