Konflik Timur Tengah Ganggu Rute Perdagangan Global
Fakta News Day - Bloomberg, Perusahaan pengangkut kontainer terbesar di dunia mengalihkan rute kapal untuk menghindari Teluk Persia. Pasalnya, konflik militer yang semakin meluas antara aliansi AS-Israel dan Iran mengancam akan mengganggu perdagangan barang global.
MSC Mediterranean Shipping Co, perusahaan pengangkut kontainer terbesar, menghentikan pemesanan kargo untuk Timur Tengah, sementara operator kedua A.P. Moller-Maersk A/S dan Hapag-Lloyd AG menangguhkan semua penyeberangan di Selat Hormuz.
DP World sebelumnya menangguhkan operasi di pelabuhan Jebel Ali di Dubai, menurut pemberitahuan yang dikirim ke pelanggan dan dilihat oleh Bloomberg pada Minggu. Perusahaan kemudian mengatakan bahwa keempat terminalnya beroperasi normal.
Gangguan logistik ini menjadi pukulan berat bagi kawasan tersebut, di mana pusat bisnis seperti Dubai bergantung pada perdagangan, pariwisata, transportasi, dan keuangan, serta reputasinya sebagai tempat aman di kawasan yang bergejolak. Para analis memperingatkan bahwa gangguan yang berkepanjangan akan berdampak luas pada rantai pasokan global.
Baca Juga
Tanker Dekat Teluk Diserang, Lalu Lintas Hormuz Hampir Terhenti
Krisis Iran Ganggu Selat Hormuz, Harga Minyak Melonjak Tajam
Belajar Sejarah Selat Hormuz, Mengapa Penting bagi Minyak Dunia?
Next article →




