Kementerian PU Percepat Penanganan Jalan Longsor di Pandeglang dengan Sistem Buka Tutup
PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Banten kebut pengerjaan penanganan jalan nasional ruas Pandeglang–Labuan, tepatnya pada tikungan antara Kananga dan Cipancur, Kampung Karangmulya, Desa Tegalwangi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, yang mengalami longsor. Penanganan saat ini melakukan pemasangan box culvert tahap akhir konstruksi pemulihan penyambungan akses jalan yang sebelumnya putus karena longsor.
Pemasangan box culvert ini menggunakan metode satu jalur. Artinya menggunakan metode buka-tutup (cut and cover) dengan melibatkan penggalian parit di separuh badan jalan, pemasangan beton pracetak dengan crane, penyambungan spigot-socket, penimbunan kembali, dan pemadatan.
Baca Juga :
Ini Kata Kades soal Makam Keramat Diduga Palsu di Pandeglang
Heboh! Makam Keramat Diduga Palsu di Pandeglang Dibongkar Warga
PHRI Minta Tol Serang-Panimbang Dipercepat, Solusi Macet ke Wisata Pandeglang
Libur Lebaran Usai, Guru dan Siswa di Pandeglang Masuk Sekolah 30 Maret
Sementara lalu lintas dialihkan ke sisi jalan lainnya. Teknik ini memastikan aliran air lancar, struktur kuat, dan pekerjaan cepat selesai.
Selama proses pemasangan box culvert tahap akhir ini, arus lalu lintas Pandeglang–Labuan masih diberlakukan sistem buka tutup. Hal itu karena kendaraan hanya bisa melewati satu jalur.
Wakapolsek Menes AKP Sukoyo mengatakan, situasi dan kondisi arus lalu lintas pada titik jalan Pandeglang–Labuan berjalan lancar.
“Khususnya pada titik jalan tengah ada pengerjaan perbaikan jalan longsor yaitu Jembatan Karangmulya–Kananga, Kecamatan Menes,” katanya, Sabtu, 21 Februari 2026.
Arus lalu lintas pada titik lokasi perbaikan jalan longsor masih menggunakan sistem buka tutup. Masih ada pengerjaan berupa pemasangan box culvert tahap akhir.
“Apabila sudah terpasang maka penanganan jalan longsor rampung. Akses jalan akan kembali normal ketika box culvert selesai pemadatan dan dilapisi dengan coran,” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria
Tags: Jalan Longsor Jalan Nasional kabupaten pandeglang truk fuso
Plugin Install: Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post
Tandang ke Kandang Everton, Michael Carrick: Everton Adalah Tantangan Baru
Next Post
Pimpin Ibu Kota Banten Setahun, Budi Rustandi Pacu Kota Serang Jadi Kota Terbuka dan Ramah Investasi
Related Posts
Ini Kata Kades soal Makam Keramat Diduga Palsu di Pandeglang
by Moch. Madani Prasetia
Senin, 30 Maret 2026 20:45
PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang mengungkapkan makam keramat diduga palsu yang berada di wilayah Blok...
Read more
Heboh! Makam Keramat Diduga Palsu di Pandeglang Dibongkar Warga
PHRI Minta Tol Serang-Panimbang Dipercepat, Solusi Macet ke Wisata Pandeglang
Libur Lebaran Usai, Guru dan Siswa di Pandeglang Masuk Sekolah 30 Maret
Pengusaha Bandel di Pandeglang Bakal Didatangi Satgas Pendapatan Asli Daerah
Macet Tiap Liburan, PHRI Minta Akses ke Wisata Pandeglang Dibenahi!
Tumpuk Sampah di Area Parkiran, Pantai Lagundi Diduga Cemari Lingkungan
Ramai Soal Isu Sekolah Daring Mulai April, Begini Kata Disdikpora Pandeglang
Wisatawan Asal Serang Tewas Tenggelam, Obyek Wisata Pesona Curug Goong Disegel Polisi
Harga Pangan di Pasar Badak Pandeglang Meroket Usai Lebaran, Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu




