Kemendikdasmen Perkuat Mutu Pendidikan Melalui Kemitraan dengan McGill dan UEA
Kemendikdasmen Gandeng McGill dan UEA Perkuat Mutu Pendidikan
Pewarta: Hendry Prasetiyo
8 Februari 2026, 09:17
Share
Jakarta, MCI News – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia memperkuat agenda peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah melalui kemitraan strategis bersama McGill University Kanada dan Uni Emirat Arab (UEA). Kolaborasi ini diarahkan untuk mempercepat penguatan kompetensi pendidik, pemimpin sekolah, serta sistem pendukung pendidikan agar layanan yang bermutu, inklusif, dan berkelanjutan menjangkau lebih banyak anak Indonesia, Jumat (06/02/2026) seperti yang dikutip di website kemendikdasmen.go.id.
Penguatan kemitraan tersebut didukung hibah transformatif dari UEA melalui Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation kepada McGill University untuk membentuk UAE–Indonesia Future Leaders Program. Program ini memobilisasi keahlian lintas disiplin dan dukungan akademik guna mendorong perubahan sosial serta merespons kebutuhan masa depan di bidang keberlanjutan, teknik, kesehatan, dan pendidikan guru.
Kemitraan trilateral ini dibangun di atas Memorandum Saling Pengertian antara Kemendikdasmen dan McGill University yang ditandatangani di Jakarta pada 1 Desember 2025. Kesepakatan tersebut menjadi kerangka kerja sama mencakup pengembangan kepemimpinan pendidikan, pendidikan guru dan pengembangan profesional, kurikulum dan asesmen, inovasi pembelajaran, riset, pemantauan dan evaluasi, serta pertukaran pengetahuan dan jejaring internasional.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan penguatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan pendidikan nasional. “Penguatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah adalah investasi yang berdampak besar dan berjangka panjang. Guru dan pemimpin sekolah yang berkualitas merupakan kunci daya ungkit perbaikan pendidikan yang berkelanjutan,” ujar Menteri Mu’ti dalam keterangan secara terpisah.
Dalam kerja sama tersebut, Universitas Indonesia menjadi mitra strategis utama. McGill University juga memfasilitasi jejaring kolaborasi antara Universitas Indonesia dan sejumlah perguruan tinggi di UEA, antara lain United Arab Emirates University, University of Sharjah, Khalifa University, dan Zayed University, guna memperkuat pertukaran pengetahuan dan praktik baik.
Program ini dirancang sebagai inisiatif lima tahun yang memperkuat pendidikan guru dan kepemimpinan sekolah, termasuk melalui program International Leadership in Education and Administrative Development (ILEAD) di Faculty of Education McGill. Sasaran program meliputi widyaiswara, guru dalam jabatan, kepala sekolah, dan administrator pendidikan.
Selain sektor pendidikan, program ini juga mendukung peningkatan kapasitas nasional di bidang kesehatan dan keberlanjutan melalui fellowship, pendidikan lanjutan, hibah riset, dan pengembangan kepemimpinan. “Kemitraan ini tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi juga membuka jalur pengembangan talenta lintas sektor yang relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia di masa depan,” tegas Menteri Mu’ti.
Kemendikdasmen menegaskan implementasi teknis kerja sama akan dituangkan dalam pengaturan lanjutan yang memuat pembagian peran, target keluaran, jadwal pelaksanaan, serta pengaturan keuangan dan administratif.
Hendry Prasetiyo
Tag Berita
Kemendikdasmen
McGill University
UAE–Indonesia Future Leaders Program
Uni Emirat Arab
Universitas Indonesia




