UGM Siapkan Kuota 10.000 Mahasiswa Baru dan Jalur Seleksi 2026
Sumber Foto: Pikiran-Rakyat.com
Lifestyle

UGM Siapkan Kuota 10.000 Mahasiswa Baru dan Jalur Seleksi 2026

PORTAL JOGJA - Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka peluang bagi calon mahasiswa baru tahun 2026 dengan menyiapkan kuota sekitar 10.000 mahasiswa untuk program sarjana dan sarjana terapan. Informasi ini menjadi acuan penting bagi calon pendaftar dalam menentukan jalur masuk yang sesuai.

Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP) UGM, Dr. Sigit Priyanta, S.Si., M.Kom, menyampaikan jumlah penerimaan mahasiswa baru UGM tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya.

“Kalo total, calon mahasiswa baru yang diterima untuk program sarjana dan terapan sekitar 10 ribu mahasiswa,” kata Sigit, Rabu (4/2), di Kampus UGM.

Calon mahasiswa dapat memilih tiga jalur utama masuk UGM, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri. Mengacu pada kuota tahun lalu, masing-masing jalur memiliki porsi 30 persen untuk SNBP, 30 persen untuk SNBT, dan 40 persen untuk Seleksi Mandiri.

“Untuk pembagian persentase kuota ini masih dalam proses terkait permintaan data jumlah kuota di masing-masing jalur. Sementara UGM masih menggunakan kuota persentase tahun lalu,” ujarnya.

Selain jalur reguler, UGM juga menyediakan International Undergraduate Program (IUP) bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti kelas berstandar internasional. Jalur ini menyiapkan kuota sekitar 1.000 mahasiswa dan dibuka di 31 program studi.

“Sekitar 1000 mahasiswa yang diterima lewat jalur IUP ini,” kata Sigit.

Pendaftaran gelombang pertama IUP berlangsung dari 20 Januari hingga 19 Februari 2026. Program ini dirancang dengan kurikulum internasional serta kerja sama global, baik dalam proses pembelajaran maupun kegiatan internasional.

“Tentu saja ini memberikan lingkungan pembelajaran yang lebih global,” jelas Sigit.