Tips Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Puasa
Fakta News Day - KOMPAS.com - Bau mulut merupakan masalah kesehatan yang paling sering terjadi selama masa puasa.
Salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan gigi dan mulut adalah perubahan pola jam makan. Adapun durasi puasa di Indonesia kurang lebih 13 sampai 14 jam.
Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Aryo Sutowijoyo berbagi tips untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut di bulan Ramadhan.
Tips tidak bau mulut selama puasa
1. Sikat gigi dengan benar
Aryo menuturkan, bau gigi dan mulut disebabkan pembakaran cadangan lemak yang terjadi di dalam tubuh.
Selain itu produksi air liur yang menurun dapat turut menjadi penyebab.
“Untuk mengatasi bau mulut dapat dilakukan pembersihan gigi minimal selama 2 menit dalam satu waktu,” ujar Aryo, dikutip dari situs Universitas Muhammadiyah Surabaya, Kamis (26/2/2026).
2. Minum air putih yang cukup
Minum air putih paling sedikit 8 gelas sehari yang dapat dilakukan antara waktu berbuka dan sahur. Air yang cukup dapat mencegah tubuh mengalami dehidrasi.
Dengan terhidrasi secara baik risiko mulut kering saat sedang berpuasa pun berkurang.
3. Konsumsi buah dan sayur
Saat berbuka puasa disarankan memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Bau mulut disebabkan oleh keadaan asam.
Kedua panganan tersebut dapat mengaktifkan ruang dalam rongga mulut menjadi lebih basa.
“Penggunaan alat bantu seperti dental floss (benang gigi) untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi yang dapat meningkatkan kadar asam dalam rongga mulut,” tuturnya.
4. Hindari makanan yang terlalu pedas dan asin.
Makanan yang pedas dan asin berlebihan meningkatkan risiko kerusakan gigi dan gangguan mulut lainnya.
5.Pemeriksaan ke dokter gigi
Sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter gigi sebelum bulan Ramadhan mulai.
Seperti pemeriksaan gigi berlubang, penambalan gigi berlubang, pembersihan karang gigi dan perawatan lainnya.
Aryo berujar, kesehatan gigi dan mulut sudah lebih dulu terjaga selama berpuasa.
6. Perawatan gigi
Jika diperlukan, perawatan gigi. Seperti ekstraksi gigi (pencabutan), scalling (pembersihan karang gigi), penambalan gigi berlubang, mencetak gigi dan pemasangan aksesoris gigi seperti veneer, kawat gigi maupun bleaching dapat dilakukan.
Namun semua disesuaikan dengan indikasi medis.
“Dengan melakukan beberapa tips diatas, kesehatan gigi dan mulut dapat terjaga selama menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan,” ujar Aryo.




