Tips Dokter untuk Cegah Mabuk Perjalanan Saat Mudik
PR JATIM – Mudik merupakan momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, perjalanan mudik bisa menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan bagi orang yang mudah mabuk perjalanan.
Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Permata Dalima Serpong, dr. Surya Ulhaq, Sp.PD mengatakan bahwa mabuk perjalanan terjadi akibat otak menerima sinyal yang berbeda dari beberapa anggota tubuh.
“Ini harus diperhatikan ya, mabuk perjalanan itu dapat terjadi akibat otak menerima sinyal yang berbeda dari beberapa anggota tubuh,” kata dr. Surya Ulhaq, Sp.PD.
Mabuk perjalanan bukan hanya tentang rasa mual dan muntah. Di balik rasa tidak nyaman tersebut, terdapat bahaya serius yang mengintai jika kondisi ini dibiarkan.
Akar permasalahannya terletak pada ketidaksinkronan informasi yang diterima otak. Saat kendaraan bergerak, mata melihat pepohonan dan objek di luar bergerak, namun otot dan organ keseimbangan di telinga merasakan tubuh diam. Hal ini membingungkan otak dan menyebabkan gejala mabuk perjalanan.
Jika dibiarkan berlanjut, mabuk perjalanan dapat memicu:
Fobia atau kecemasan terhadap perjalanan jauh: Rasa mual dan pusing yang berulang dapat menimbulkan rasa takut dan kecemasan terhadap perjalanan, sehingga orang tersebut enggan bepergian jauh.
Migrain: Mabuk perjalanan dapat menjadi salah satu pemicu migrain, yaitu sakit kepala sebelah yang disertai dengan mual dan muntah.
Penyakit Parkinson: Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering mengalami mabuk perjalanan memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit Parkinson, yaitu penyakit neurodegeneratif yang memengaruhi gerakan dan keseimbangan tubuh.
Berikut beberapa tips untuk mencegah mabuk perjalanan;
Atur Posisi Duduk
Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Permata Dalima Serpong, dr. Surya Ulhaq, Sp.PD menyarankan untuk mengatur posisi duduk sebagai salah satu cara mengatasi mabuk perjalanan.
Berikut beberapa tips untuk mengatur posisi duduk:
Duduk di bagian depan kendaraan: Posisi ini memungkinkan Anda untuk melihat ke luar jendela dan mendapatkan horizon yang stabil, sehingga membantu mengurangi rasa mual.
Duduk di dekat jendela: Membuka jendela dan menghirup udara segar dapat membantu mengurangi rasa mual.
Duduklah dengan tegak: Posisi ini membantu menjaga keseimbangan dan mengurangi rasa pusing.
Hindari duduk di belakang: Posisi ini dapat memperparah rasa mual karena Anda akan lebih merasakan gerakan kendaraan.
Sesuaikan sandaran kursi: Sandarkan kursi Anda dengan nyaman untuk membantu Anda tetap tegak dan mengurangi rasa pusing.
Hindari Makan Berlebihan




