Strategi Value Investing Lo Kheng Hong di Tengah Ketegangan Geopolitik
Fakta News Day - Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada akhir Februari 2026. Konflik di Timur Tengah ini memicu kekhawatiran pasar global, mulai dari lonjakan harga energi hingga potensi tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini, investor kawakan Lo Kheng Hong justru membagikan strategi yang berbeda dari kebanyakan pelaku pasar.
Contents[hide]
Strategi Lo Kheng Hong Saat Pasar Bergejolak
Mulai investasi saham Sekarang di Ajaib
Strategi Lo Kheng Hong Saat Pasar Bergejolak
Menurut Lo Kheng Hong, kondisi perang dan sentimen negatif di pasar saham justru bisa menjadi peluang. Ia menegaskan bahwa dirinya selalu membeli saham saat situasi sedang buruk karena harga cenderung lebih murah. Strategi ini sejalan dengan prinsip value investing yang fokus mencari perusahaan bagus dengan valuasi menarik ketika pasar sedang panik.
Belakangan, Lo Kheng Hong tercatat aktif menambah kepemilikan saham PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL). Pada 18 Februari 2026, ia membeli 550.000 lembar saham sehingga total kepemilikannya naik menjadi 208,50 juta lembar atau setara 5,98%. Sebelumnya, pada 20 Januari 2026, ia juga menambah 800.000 lembar saham dan meningkatkan porsi kepemilikan menjadi 5,95%. Langkah ini menunjukkan konsistensinya dalam mengakumulasi saham yang dinilai memiliki fundamental baik dan harga yang masih murah.
Di sisi lain, lembaga riset Celios mengingatkan bahwa eskalasi konflik berisiko mendorong kenaikan harga minyak dunia. Harga Brent sejak awal 2026 telah naik lebih dari 20% menjadi sekitar US$72,8 per barel dan berpotensi menembus US$100-US$120 per barel dalam skenario terburuk. Sebagai negara importir bersih minyak, Indonesia bisa menghadapi tekanan fiskal dan pelemahan rupiah. Selain itu, fenomena flight to quality dan kenaikan harga emas global juga mencerminkan perpindahan dana ke aset yang dianggap lebih aman.
Meski begitu, pendekatan Lo Kheng Hong menunjukkan bahwa volatilitas bukan selalu ancaman. Dengan memilih perusahaan yang diyakini memiliki prospek jangka panjang, ia tetap optimistis terhadap potensi kinerja emiten pada 2026. Strategi membeli saat pasar takut bisa menjadi pengingat bahwa dalam setiap krisis selalu ada peluang, asalkan kamu memahami risiko dan melakukan analisis yang matang.
Mulai investasi saham Sekarang di Ajaib
Di tengah gejolak pasar akibat konflik global, kamu tetap bisa memanfaatkan peluang dengan strategi yang tepat. Gunakan momentum koreksi untuk membangun portofolio jangka panjang dan lakukan analisis sebelum mengambil keputusan. Yuk mulai investasi saham dengan mudah dan praktis lewat aplikasi Ajaib, supaya kamu tidak ketinggalan peluang saat harga sedang menarik.
Sumber: https://premium.bisnis.com/read/20260302/657/1956835/jurus-lo-kheng-hong-di-bursa-saham-kala-perang-as-israel-vs-iran




