STIPER Kutim Siap Tampung 200 Siswa dalam Program Sekolah Rakyat
Fakta News Day - KUTAI TIMUR, NOMORSATUKALTIM – Dukungan terhadap program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus menguat.
Kali ini, Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutai Timur menyatakan komitmen penuh untuk terlibat dalam tahap perintisan program tersebut.
Pihak kampus menilai Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam membuka akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan yang tinggal di wilayah terpencil.
Wakil Ketua I STIPER Kutim, Kahar, mengatakan bahwa konsep sekolah berasrama yang diusung dalam program tersebut sangat relevan dengan kondisi geografis Kutim yang luas dan berjauhan antarwilayahnya.
“Program ini menjawab persoalan klasik pendidikan di daerah kita, mulai dari keterbatasan ekonomi, jarak tempuh sekolah yang jauh, hingga kebutuhan tempat tinggal bagi siswa. Sistem boarding menjadi solusi yang realistis,” ujarnya.
Menurutnya, Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak di Kutim untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya maupun akses.
Sebagai bentuk dukungan nyata, STIPER Kutim telah menyiapkan Gedung Kehutanan di lingkungan kampus untuk digunakan sebagai lokasi rintisan kegiatan belajar mengajar.
Gedung tersebut sebelumnya telah ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, dalam kunjungannya beberapa waktu lalu.
Dari hasil peninjauan, bangunan dinilai cukup representatif untuk dimanfaatkan.
Kahar menjelaskan bahwa lantai dua Gedung Kehutanan memiliki delapan ruangan besar yang nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruang kelas maupun asrama siswa.
“Kalau melihat kapasitasnya, gedung itu bisa menampung kurang lebih 200 siswa. Nantinya ruangan besar di lantai atas akan disekat agar lebih efektif dan nyaman digunakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kesiapan internal kampus terkait peminjaman gedung telah rampung.




