Sinergi Kementerian Agama dan Gereja untuk Pelayanan Umat yang Optimal
Temanggung (Humas) – Dalam rangka meningkatkan sinergitas antara Kementerian Agama Kabupaten Temanggung dengan Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Parakan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung melalui Penyelenggara Katolik melaksanakan kegiatan Koordinasi Kelembagaan bertempat di Gereja Katolik Keluarga Kudus Parakan, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Petrus Rudiatmoko, bersama tim yang terdiri atas dua Analis Kebijakan dan dua Penyuluh Agama Katolik. Rombongan Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung disambut oleh Bidang Pewartaan Paroki serta Pastor Paroki, Ignatius Andita Triayanto, MSF.
Acara diawali dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Agustinus Budiyanto, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan serta pemaparan tugas pokok dan fungsi Penyelenggara Katolik. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya membangun komunikasi dan hubungan kelembagaan yang harmonis antara Kementerian Agama dan gereja.
Dalam sambutannya, Romo Ignatius Andita Triayanto, MSF, menyampaikan bahwa dalam menyatukan langkah gereja dan Kementerian Agama bukanlah hal yang mudah. Hal tersebut, menurutnya, berkaitan dengan struktur gereja yang bersifat hierarkis sehingga pendekatan perlu dilakukan melalui keuskupan. Ia berharap komunikasi yang terbangun dapat semakin kuat agar program di tingkat paroki berjalan selaras.
“Kementerian Agama diharapkan hadir sebagai jembatan antara gereja dan pemerintah,” ujarnya.
Data umat turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Data yang akurat dinilai penting sebagai dasar penentuan kebijakan. Pihak paroki juga menyampaikan kebutuhan dukungan tenaga untuk verifikasi data umat, penyuluh agama Katolik serta ketersediaan guru agama Katolik.
Menanggapi hal itu, Penyelenggara Katolik menegaskan pentingnya data umat Katolik Kabupaten Temanggung yang terintegrasi sebagai dasar penyusunan program. Ia juga mengakui bahwa sejumlah kegiatan masih tertunda akibat keterbatasan anggaran.
“Koordinasi ini bukan sekadar agenda formal, melainkan langkah awal membangun pola kerja yang lebih terarah dan berkelanjutan,“ ujarnya. Secara keseluruhan, kegiatan yang diinisiasi oleh Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung ini menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi, menyelaraskan kebutuhan pastoral dan membangun kemitraan yang solid demi kesiapan menjawab tantangan Tahun 2026 yang lebih matang dan bermakna bagi umat.(k/r)




