Rupiah Diproyeksikan Melemah di Kisaran Rp16.700-Rp16.800 per Dolar AS
Sumber Foto: ANTARA News
Internasional

Rupiah Diproyeksikan Melemah di Kisaran Rp16.700-Rp16.800 per Dolar AS

Proyeksi pergerakan (rupiah) di kisaran Rp16.700-Rp16.800 per dolar AS

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan Jumat, seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya sentimen kehati-hatian pelaku pasar terhadap risiko global.

Pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Jumat (27/2), rupiah turun 29 poin atau sekitar 0,17 persen menjadi Rp16.788 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.759 per dolar AS.

Saat dihubungi di Jakarta, Jumat, analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS yang menguat setelah rilis data manufaktur dan ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan.

Selain itu, investor juga masih mencerna hasil perundingan antara AS dan Iran yang belum menghasilkan kesepakatan apa pun. Kondisi tersebut memicu sentimen risk off di pasar keuangan, termasuk di pasar ekuitas, yang turut menekan pergerakan mata uang lain seperti rupiah.

"Proyeksi pergerakan (rupiah) di kisaran Rp16.700-Rp16.800 per dolar AS," ujar Lukman.

Sementara itu, analis Bank Woori Saudara Rully Nova menilai rupiah hari ini berpotensi diperdagangkan melemah di kisaran Rp16.730 hingga Rp16.790 per dolar AS.

Menurut dia, tekanan terhadap rupiah merupakan imbas dari faktor global, khususnya meningkatnya risiko geopolitik terkait konflik antara AS dan Iran yang mendorong pelaku pasar cenderung mengalihkan dana ke aset safe haven.

"Dari domestik masih minim sentimen," kata Rully.

Meski rupiah melemah terhadap dolar AS, pergerakan greenback terpantau bervariasi terhadap mayoritas mata uang utama lainnya.

Dolar AS tercatat melemah 0,02 persen terhadap euro (EUR) dan turun 0,14 persen terhadap yen Jepang (JPY).

Terhadap dolar Kanada (CAD) dan franc Swiss (CHF), mata uang AS masing-masing melemah 0,04 persen dan 0,06 persen. Sementara itu, dolar AS menguat 0,04 persen terhadap dolar Australia (AUD) dan bergerak stagnan terhadap poundsterling Inggris (GBP).