Ketua Komisi XI DPR: Anggaran MBG Dukung Gizi Anak Tanpa Kurangi Pendidikan
Sumber Foto: detikFinance
Sosial

Ketua Komisi XI DPR: Anggaran MBG Dukung Gizi Anak Tanpa Kurangi Pendidikan

Heri Purnomo - detikFinance

Kamis, 26 Feb 2026 16:02 WIB

Jakarta -

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meminta masyarakat melihat lebih jelas soal anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap mengambil jatah anggaran pendidikan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan strategi alokasi lintas sektor atau cross cutting budget policy. Hal ini terjadi karena penerima manfaat dari MBG yang ditargetkan mencapai hampir 84 juta yang terbesar adalah anak-anak dan siswa sekolah di seluruh Indonesia.

"Dengan demikian digunakan strategi membagi fungsi anggaran sesuai penerima manfaatnya dalam rangka memperkuat fungsi anggaran dalam kaitan follow the program yaitu anggaran mengikuti fungsi dan peran programnya, karena fungsinya adalah memperkuat gizi anak-anak Indonesia yang sebagian besar mereka adalah anak-anak dalam range umur siswa sekolah," ujar Misbakhun dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Misbakhun menjelaskan ketika pemerintah memutuskan memperluas penerima manfaat MBG, maka strategi alokasi anggaran pun dilakukan penyesuaian.

Baca juga: BGN Ungkap Laporan Markup Bahan Baku MBG, Minta Jangan Kompromi!

ADVERTISEMENT

Kebijakan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah dalam mengelola APBN sebagai pemegang mandat konstitusi.

Adapun Misbhakun menjelaskan pada tahun 2026 ini, program MBG mulai berjalan lancar dan beroperasi dengan bagus di semua daerah yang sudah aktif SPPG nya dan penerima manfaat bisa menikmati kehadiran program MBG dengan baik.

"Seharusnya strategi anggaran ini justru diberikan pujian sebagai strategi yang cerdas bukan malah dipermasalahkan dan di politisasi sebagai miss alokasi anggaran," ujarnya.

Misbakhun melihat selama ini komitmen pemerintah terhadap pendidikan tidak pernah berkurang. Ia bilang setiap tahun alokasi anggaran pendidikan selalu naik, di mana anggaran pendidikan tetap dialokasikan minimal 20% dari total belanja APBN.

"Terlalu berlebihan dan tidak proporsional membenturkan strategi alokasi sebagian anggaran pendidikan untuk MBG dengan pembangunan infrastruktur pendidikan yang masih tertinggal di beberapa wilayah karena pemerintah tidak pernah mengurangi alokasi anggaran infrastruktur pendidikan bahkan makin diperkuat dengan mulai dibangun nya sekolah rakyat di banyak daerah pelosok di seluruh wilayah Indonesia dengan penggerak teknisnya Kementerian Sosial," jelas Misbakhun.

"Ini adalah bukti dan komitmen nyata dari pemerintah bawah konsentrasi dan perhatian negara tidak pernah berkurang pada dunia pendidikan dalam rangka menyiapkan generasi mendatang sebagai generasi yang unggul," tambahnya.

Simak juga Video Purbaya Nilai Gugatan Guru Honorer soal Anggaran MBG ke MK Lemah

[Gambas:Video 20detik]

(hrp/hns)

program makan bergizi anggaran pendidikan mukhamad misbakhun apbn kebijakan pemerintah gizi anak alokasi anggaran pendidikan indonesia penerima manfaat strategi anggaran

Berita Terkait

Berita detikcom Lainnya

detikNews

Seskab Terima Dirut KAI dan BTN, Bahas Hunian Vertikal di Manggarai

detikHot

Mutiara Adiguna Soal Pakai Jasa Usher Jadi Penerima Tamu Saat Nikah

detikFood

Terapkan Pola Diet Sehat, Yulia Baltschun Tetap Bisa Makan Enak!

detikInet

Misteri 10 Ilmuwan Nuklir dan Antariksa AS Meninggal atau Lenyap

detikHealth

Pentingnya Regulasi Emosi, Dikaitkan Viral Ibu Muda Maki Pemotor-Toyor Anak di Jatim

detikOto

Suzuki Avenis 125 Disegarkan, Pakai 'Baju' Baru

detikFinance

Perang Timur Tengah Tak Kunjung Usai, RI Bidik Minyak dari Nigeria-Gabon