Benfica Rebut Tahta Akademi Sepak Bola Terbaik, La Masia Tersisih
Bola.com, Jakarta Sebuah studi terbaru telah merilis daftar 100 akademi sepak bola terbaik di dunia. Seperti diketahui, setiap pemain kelas dunia pasti memulai kariernya dari suatu tempat dan akademi tempat mereka ditempa sejak muda bisa menjadi penentu arah kesuksesan di level profesional.
Dalam dunia sepak bola atau olahraga pada umumnya, edukasi sejak level akar rumput sangat penting. Tahun-tahun pembinaan di akademi menjadi masa krusial yang menentukan jalan karier seorang pemain.
Akademi terkenal seperti Carrington Academy milik Manchester United, La Masia milik Barcelona, dan Jong Ajax di Belanda kerap dipuji sebagai pabrik penghasil bintang. Namun, masih banyak akademi lain di seluruh dunia yang juga berperan besar meski tak selalu mendapat sorotan yang sama.
Seperti tradisi tiap tahunnya, CIES Football Observatory kembali melakukan studi untuk mengidentifikasi klub-klub yang melatih pemain yang kini aktif di 49 liga di seluruh dunia.
Hasil penelitian tersebut menghasilkan peringkat 100 akademi terbaik dunia, berdasarkan training index, sebuah sistem penilaian yang mempertimbangkan jumlah pemain yang dilatih, level klub tempat mereka bermain selama setahun terakhir, serta jumlah menit bermain resmi yang mereka catatkan dalam periode yang sama.
Bola.com merangkum 10 yang terbaik, dilansir Give Me Sports. Cek berikut ini.
Perubahan Peta Sepak Bola Dunia
Hasil studi tersebut menunjukkan sejumlah temuan menarik tentang peta kekuatan akademi sepak bola dunia.
Red Star Belgrade menempati peringkat ke-11, bahkan berhasil melahirkan 21 pemain lebih banyak dibanding Real Madrid yang berada di posisi kesembilan. Namun, perbedaan kualitas jelas terlihat. Klub asal Serbia itu, yang pada era Yugoslavia dikenal sebagai salah satu penghasil talenta terbaik di Eropa, kini memiliki nama seperti Andrija Maksimovic sebagai lulusan andalan.
Sementara itu, akademi La Fábrica milik Real Madrid membanggakan lulusan kelas dunia seperti Achraf Hakimi, yang kini diakui sebagai salah satu bek kanan terbaik di dunia.
Di Amerika Selatan, Boca Juniors ternyata bukan akademi terbaik Argentina. Gelar itu justru menjadi milik River Plate, yang secara luar biasa telah menghasilkan 97 pemain yang kini berkarier di berbagai penjuru dunia, jumlah terbanyak di antara semua klub. Prestasi ini bahkan membuat River Plate berada di atas Ajax, yang selama ini identik dengan tradisi kuat pengembangan pemain muda.
Namun, temuan paling mengejutkan datang dari posisi puncak. Akademi legendaris La Masia milik Barcelona ternyata bukan yang terbaik di dunia, melainkan hanya berada di posisi kedua. Untuk tahun kedua berturut-turut, posisi teratas justru ditempati oleh Benfica. Akademi asal Portugal itu dikenal produktif menghasilkan bintang muda berkualitas seperti Joao Neves, serta sederet nama besar lain seperti Ruben Dias, Goncalo Ramos, Bernardo Silva, dan Joao Cancelo.




