Polsek Perdagangan Pastikan Keamanan Ibadah Minggu Melalui Patroli dan Monitoring
Fakta News Day - SIMALUNGUN – Kepolisian Sektor Perdagangan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan Minggu Kasih, patroli, serta monitoring ibadah Minggu di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (1/3/2026) sejak pukul 10.00 WIB hingga seluruh rangkaian ibadah selesai di Kecamatan Perdagangan, Kabupaten Simalungun.Kapolsek Perdagangan IPTU Patar Banjar Nahor, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Polri untuk masyarakat, dengan tujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi jemaat yang sedang melaksanakan ibadah.“Melalui kegiatan Minggu Kasih, patroli, dan monitoring ibadah Minggu ini, kami ingin memastikan umat dapat beribadah dengan tenang tanpa rasa khawatir. Kehadiran polisi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar IPTU Patar Banjar Nahor.Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Polsek Perdagangan menurunkan sejumlah personel, yakni Ipda Amri Jhonson Sitanggang, S.H. selaku Perwira Pengawas, Aiptu Charles Hutauruk selaku Ka SPK, serta Aipda G.S. Tampu Bolon dari Unit Reskrim. Ketiganya melakukan patroli sekaligus pemantauan langsung ke beberapa gereja prioritas di wilayah Perdagangan.Adapun gereja yang menjadi sasaran monitoring antara lain Gereja GKPI Perdagangan, Gereja GPDI Karmel Perdagangan, serta Gereja HKBP Maranatha Perdagangan. Ketiga gereja tersebut memiliki jumlah jemaat yang cukup besar, sehingga memerlukan kehadiran aparat kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi ibadah.Di Gereja GKPI Perdagangan, ibadah Minggu dipimpin oleh Pdt. J. Panjaitan, S.Th., dengan khotbah yang diambil dari Kitab Yohanes 3 ayat 1 sampai 7. Jumlah jemaat yang hadir tercatat sekitar 250 orang. Kendaraan yang terparkir di sekitar gereja didominasi sepeda motor sebanyak 80 unit serta 10 unit mobil.Sementara itu, di Gereja GPDI Karmel Perdagangan, ibadah dipimpin oleh Pdt. A. Panggabean, S.Th., dengan khotbah dari Kitab Kolose 3:16. Jemaat yang hadir mencapai sekitar 300 orang, dengan jumlah kendaraan yang terparkir sebanyak 100 unit sepeda motor dan 20 unit mobil.Untuk Gereja HKBP Maranatha Perdagangan, ibadah dipimpin oleh Pdt. Suriadi Lumbangaol, S.Th., dengan khotbah dari Kitab Yohanes 3 ayat 1 sampai 7. Jumlah jemaat yang mengikuti ibadah juga mencapai sekitar 300 orang, dengan kendaraan terparkir sebanyak 100 unit sepeda motor dan 20 unit mobil.Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Perdagangan melakukan pemantauan di sekitar gereja, termasuk area parkir kendaraan jemaat. Selain itu, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jemaat dan pengurus gereja, agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar serta segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada orang asing atau aktivitas yang mencurigakan di sekitar gereja, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” ungkap Ipda Amri Jhonson Sitanggang di sela-sela kegiatan.Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Dengan adanya kerja sama antara Polri dan jemaat, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.Situasi selama pelaksanaan ibadah Minggu di seluruh gereja yang dimonitor terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun kejadian menonjol. Arus lalu lintas di sekitar lokasi gereja juga berjalan lancar sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran kegiatan ibadah pada pagi hari tersebut.Kapolsek Perdagangan IPTU Patar Banjar Nahor menambahkan bahwa kegiatan Minggu Kasih dan pengamanan tempat ibadah akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat,” katanya.Dengan terlaksananya kegiatan Minggu Kasih, patroli, dan monitoring ibadah Minggu di wilayah hukum Polsek Perdagangan, diharapkan tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata transformasi Polri menuju institusi yang Presisi, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat.




