PBB Ungkap Temuan Awal Terkait Ledakan yang Menewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Fakta News Day - TRIBUN-VIDEO.COM - Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, mengungkap temuan awal terkait insiden yang menewaskan prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon pada Selasa (31/3/2026).
Dujarric menyampaikan bahwa dua prajurit TNI yang tewas di wilayah Bani Hayyan pada Senin (30/3/2026) diduga menjadi korban ledakan bom.
Bom tersebut dipasang di pinggir jalan dan mengenai konvoi pasukan perdamaian Indonesia.
“Temuan awal mengenai insiden di Bani Hayyan yang terjadi pada 30 Maret, saat dua pasukan perdamaian terbunuh, mengindikasikan bahwa bahan peledak pinggir jalan mengenai konvoi kolega Indonesia,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Meski demikian, PBB belum menentukan pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan bom tersebut.
Investigasi masih berlangsung untuk mengumpulkan bukti dan memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.
Dujarric juga menegaskan bahwa pihak PBB belum mengeluarkan keterangan terkait insiden sebelumnya, yakni yang menewaskan Praka Farizal Rhomadhon pada Minggu (29/3/2026).
Selain itu, PBB menyampaikan kecaman keras atas serangan yang menewaskan pasukan perdamaian tersebut.
PBB juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, rekan sesama prajurit, serta pemerintah Indonesia.
Insiden ini menjadi sorotan dunia internasional, mengingat pasukan TNI merupakan bagian dari misi perdamaian PBB.
Mereka bertugas menjaga stabilitas di wilayah konflik Lebanon.




